Tak Perlu Khawatir! Ini, Lho, Cara Mencegah Vertigo!

Banyak yang menganggap bahwa vertigo adalah salah satu penyakit dari penyakit lainnya. Nyatanya, dilansir dari halaman hellosehat, vertigo bukanlah nama penyakit melainkan kumpulan gejala yang bisa terjadi secara mendadak. Gejala ini juga berlangsung dalam jangka waktu tertentu dalam satu waktu.

Menurut halodoc, vertigo merupakan sebuah gejala di mana diri sendiri atau sekitar terasa seperti berputar dan terjadi secara mendadak. Gejala vertigo terjadi pada setiap orang dengan berbeda-beda. Ada yang ringan dan ada yang parah.

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan terjadinya gejala vertigo, seperti berusia di atas 50 tahun, sering mengonsumsi alkohol, pernah mengalami cedera pada kepala, mengalami infeksi pada telinga, dan mengalami stres berat.

Sebelum membahas mengenai cara mencegah vertigo, ada baiknya mengenali penyebab terjadi vertigo dan gejala yang sering ditemui oleh penderita vertigo. Penyebab terjadinya vertigo secara umum dibagi menjadi dua: vertigo perifer dan vertigo sentral.

Vertigo perifer disebabkan oleh adanya gangguan pada telinga bagian dalam. Jenis vertigo ini sering dialami oleh kebanyakan orang. Ada beberapa hal yang menyebabkan vertigo perifer antara lain BPPV, mengalami labirinitis, memiliki riwayat cedera pada kepala, penyakit meniere, dan vestibular neuronitis.

Vertigo sentral adalah gangguan yang terjadi pada area otak. Biasanya menyerang pada otak kecil. Ada beberapa kondisi yang mengakibatkan terjadinya vertigo sentral, yaitu neuroma akustik, migrain, stroke, dan tumor otak.

Gejala vertigo pada umumnya adalah rasa sakit di kepala yang disertai pusing dan rasa berputar ingin jatuh. Gejala lainnya dapat ditemui, seperti mual, muntah, gerakan bola mata yang tidak normal, dan telinga berdengung.

Bagaimana cara mendiagnosis vertigo? Pada tahap awal, dokter akan mengumpulkan informasi dengan mengajukan beberapa pertanyaan, seperti:

  1. Seberapa sering gejala atau rasa sakit yang muncul beserta durasinya
  2. Apakah merasa sekeliling berputar atau pusing
  3. Riwayat kesehatan Anda dan keluarga
  4. Cedera yang dialami sebelum kemunculan gejala
  5. Apakah merasakan gejala lain seperti telinga berdenging, mual, muntah, atau kehilangan pendengaran
  6. Obat-obatan yang sering dikonsumsi

Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik yang mana tujuannya untuk melihat tanda-tanda yang mungkin menjadi penyebab terjadinya vertigo. Biasanya pemeriksaan dilakukan dengan melihat bagian dalam telinga, mata, dan keseimbangan tubuh.

Pemeriksaan tambahan juga bisa dilakukan untuk memastikan lebih lanjut. Ada beberapa pemeriksaan tambahan di bawah ini.

  1. Proses Pemindaian Kepala

Metode ini dilakukan dengan menggunakan MRI dan CT scan.

  1. Tes Pendengaran

Pemeriksaan ini dilakukan jika penderita vertigo memiliki gejala telinga berdengung dan kehilangan pendengaran. Contoh pemeriksaan untuk metode ini adalah tes audiometri dan tes garpu tala.

  1. Pemeriksaan Nistagmus

Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara merekam gerakan mata menggunakan VNG atau ENG.

  1. Pemeriksaan Keseimbangan

Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengetes keseimbangan dengan menggunakan mesin.

  1. Pengujian Kalorik

Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara meneteskan air dingin atau hangat ke dalam telinga. Hal ini dilakukan selama 30 detik. Tujuannya untuk memeriksa apakah keseimbangan berfungsi secara normal atau tidaknya.

Berikut cara mencegah vertigo yang bisa dilakukan, di antaranya:

  1. Menghindari gerakan meregangkan leher seperti ketika ingin melihat sesuatu melalui celah tinggi
  2. Menghindari membungkuk ketika ingin mengambil barang di lantai
  3. Bersikap tenang ketika mulai dirasa kambuh gejala vertigo
  4. Duduk sejenak setelah bangun tidur
  5. Tidur dengan kondisi kepala sedikit terangkat atau lebih tinggi
  6. Duduk jika gejala vertigo muncul
  7. Menyalakan lampu saat terbangun di malam hari
  8. Menggerakkan kepala secara perlahan ketika beraktivitas

Nah, itulah cara mencegah vertigo yang bisa dilakukan oleh penderita vertigo. Yuk, cegah vertigo agar tak memburuk.

Read More